Felicia's Blog

Life for me is....

Saturday, 15 May 2010

EndahNRhesa - When You Love Someone

When You Love Someone
EndahNRhesa

I love you but it's not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you're still in my dream
And I can't stand to wait ‘till night is coming to my life
But I still have a time to break a silence
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will lose your chance
To make your dreams come true...

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized
I was looking for a time to get closer at least to say... “hello”
And I can't stand to wait your love is coming to my life
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

And I never thought that I'm so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can't be wrong
Don't ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find the way....
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...


Words from me : If God lets me....

Wednesday, 5 May 2010

Pagelaran Seni Budaya ITB-2010

Selama dua hari, tepatnya hari Selasa dan Rabu tanggal 4-5 Mei 2010, g datang ke ITB buat ikutan workshop pembuatan wayang kempa dari sabut kelapa. Suatu cara tradisional yang merupakan budaya Indonesia yang orisinil (familiar juga di beberapa negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara). Hehe.. :D

Sekarang g nggak akan cerita mengenai isi acaranya, yang akan g masukin ke blog ini tuh CARA pembuatan wayangnya.
Teknik yang digunakan dalam pembuatan wayang ini namanya felting/press/kempa, yaitu suatu cara merubah tumpukan sabut kelapa kering menjadi lempengan tipis/lembaran yang terikat, seperti kertas.

Bahan-bahan untuk melakukan pressing/ felting/kempa ini nggak susah dicari, kok.
1. Perekat (dibuat menggunakan lem kayu putih dan air panas dengan perbandingan 1 banding 1,5 atau 2--->patokannya satu kemasan lem itu, jadi kalau pakai 1 kemasan, berarti air panasnya 1,5 atau 2 kali banyaknya isi kemasan itu).
2. Sabut kelapa
3. Plastik mika untuk pressing (panjang x lebar = kira-kira 55 x 40)

Perekat, tumpukan sabut kelapa dan plastik mika :


Pressing :
1. Ratakan sabut kelapa di atas plastik mika hingga menutupi setengah permukaan plastik mika tersebut. Jangan sampai ada sabut yang menggumpal, pokoknya harus tipis tapi nggak sampai bolong. :)
2. Kalau sabutnya udah rata, cairan perekat hasil campuran lem dan air panas tadi dituangkan ke atas sabut kemudian diratakan dengan cara menutup lipatan plastik mika dan menekan-nekan permukaannya. Lakukan sampai lem menutupi seluruh permukaan sabut depan dan belakang. (Kebanyakan lem lebih baik daripada kurang, biar hasilnya padat. XD)
3. Dijemur dibawah sinar matahari yang (kalau bisa, sih) terik. Karena kalau mendung, bakal lama ngeringinnya dan katanya hasilnya nggak akan sebagus yang dijemur di cuaca panas.

Hasilnya seperti yang ada di gambar ini :


Shaping :
Hal yang paling pertama disiapkan untuk pembentukan wayang adalah sabut kelapa yang udah well-pressed dan udah kering. Lembaran sabut kelapa itu bisa dilepas dari plastik mikanya supaya selanjutnya bisa dibentuk jadi wayang.

Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk pembentukannya ini adalah :
1. Gambar dasar yang mau dijadiin wayang. (gambar apapun bisa sih, tapi kalau mau lebih tradisional, sebaiknya pakai gambar dari tokoh perwayangan Indonesia kayak, Semar, Petruk, dsb.)
2. Gunting
3. Lem kayu putih (kali ini nggak pakai dicampur dengan air panas, soalnya yang ini memang digunakan buat menempel)
4. Lidi/batang kayu untuk tangkai pegangan wayangnya.
5. Selotip/double-tape buat nempel gambar dasar di atas sabut kelapa.

How :
1. Gambar dasar yang udah disiapkan digunting mengikuti garis gambarnya, membentuk bentuk asli gambarnya.
2. Gambar yang udah digunting itu ditempel di atas lembaran sabut kelapa tadi dan kemudian sabut kelapa itu juga digunting mengikuti garis pada gambar.
3. Kalau bentuknya udah jadi, bagian-bagian pada gambar yang ingin dibuat menonjol (3 dimensi) juga digunting dan selanjutnya dikerjakan sama dengan membentuk dasar gambar tadi. Kemudian kalau semua bagian-bagian yang diinginkan untuk menonjol itu selesai digunting, ditempel di tempatnya pada sabut kelapa hasil potong-telusur gambar yang dasar.
4. Kalau sudah ditempel semua, tinggal menempelkan lidi/batang kayu pada bagian belakang wayang kita yang sudah jadi dengan cara menimpanya lagi dengan sepotong sabut kelapa.
5. Nah, kalau semua lem udah kering, finishing-nya bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan pylox bening ke atas wayang kita yang sudah jadi tadi.
Voila! Udah jadi, deh wayangnya! XD

Hasil karya g.... Biasa banget! XD


Sekilas info :
Lem kayu bisa diganti dengan lateks.
Sabut kelapa bisa juga diganti dengan limbah benang atau benang yang udah jadi kapas. Dengan bahan-bahan yang banyak warnanya kayak gini, kita nggak hanya bisa bikin wayang doang tapi juga bikin kreasi lain. Pokoknya ingat aja kalau lem kayu/lateks itu bisa membuat sabut/benang/kertas jadi keras, jadi kita bisa membentuk dan berkreasi sesuka kita dengan bahan-bahan tersebut. :D

Maaf kalau penjelasan ini kurang jelas dan fotonya kurang banyak, waktunya waktu itu kepake buat ngerjain wayangnya, nggak kepikiran buat banyak-banyak ngambil foto... :D

Thanks to :
Kak Esti dari ITB

Creativity is a drug I cannot live without. Cecil B. DeMille (1881 - 1959)