Felicia's Blog

Life for me is....

Saturday, 13 March 2010

Anime-Manga Review : Kimi Ni Todoke (Reaching You)

Ceritanya seputar anak SMA kayak yang biasa ada di komik2 (manga) remaja biasanya. Tapi yang ini ceritanya lain, walopun tetep merupakan cerita romansa anak muda kayak shoujo manga (komik cewek) biasanya tapi yang ini dikemas secara lebih menarik. Kenapa? Soalnya perkembangan ceritanya bagus (maju terus nggak bertele-tele). Selain itu yang bikin beda lagi adalah tokoh utama ceweknya bukan tipikal tokoh utama cewek dalam shoujo manga biasanya dan ceritanya berjalan secara indah. Shiina Karuho, sang mangaka, kayaknya tahu caranya bikin hati pembaca ngerasa hangat. hahaha

Kimi Ni Todoke :






Let's start the summary :

Tokoh utama ceweknya bernama Kuronuma Sawako. Sawako ini orangnya pemalu dan susah bergaul karena sifatnya itu. Ditambah lagi rambutnya yang hitam lurus panjang dan ekspresinya yang sering menyeramkan (soalnya dia pemalu jadi klo ngomong suaranya kaya bisikan dan dia ngga bisa ngatur ekspresi saking gugupnya jadi aja menghasilkan ekspresi serem) membuatnya dapet julukan "Sadako" (emang mirip sih).
Sebenernya Sawako pengen bisa bergaul sama anak2 lain secara biasa tapi sifat pemalu dan tampang angkernya itu membuat Sawako nggak punya teman di kelasnya. Bahkan anak2 sekolahnya selalu menyebarkan rumor mengenai tatapan mata Sawako yang bisa mengutuk makanya ngga ada satupun anak yang mau deket2 sama Sawako.

Inilah kenapa dia disebut "Sadako" hahahaha





(Coba kalo pas lagi ngaca di toilet sekolah ada yang kayak di atas.. hiii...)

Sawako punya satu orang yang dikaguminya di sekolah, sang tokoh utama cowok, Kazehaya Shouta. Kazehaya Shouta ini adalah orang yang supel dan ramah, dia dikelilingi banyak orang terutama cewek karena sifatnya yang baik. Kazehaya adalah satu-satunya orang yang sejak awal tidak mempercayai rumor2 yang beredar tentang Sawako dan mau berbicara dengannya. Berkat Kazehaya juga Sawako jadi bisa berteman dengan Yoshida Chizuru dan Yano Ayane juga Sanada Ryuu.

Ceritanya pas waktu pergantian tempat duduk di kelas mereka, ngga ada yang mau duduk dekat2 Sawako sampe pada berusaha nukerin nomor undian mereka yang kedapetan deket Sawako dengan punyanya orang lain yang jelas pada menolak. Kazehaya sendiri dengan sengaja menukar nomor undian bangkunya supaya bisa duduk berdekatan dengan Sawako do sebelahnya. Kemudian Ayane dan Chizuru bersedia menukar nomor tempat duduknya dengan orang yang dapat nomor tempat duduk dekat Sawako karena tahu bahwa semua rumor yang beredar tentang Sawako itu nggak ada yang bener. Sedangkan Sanada Ryuu juga nggak ambil pusing dapet tempat duduk di belakang Sawako. Mereka berlima akhirnya jadi akrab dan berteman dekat. Walaupun demi mendapatkan kejelasan status persahabatannya dengan Ayane dan Chizuru, sawako harus menghadapi masalah dengan beberapa orang anak cewek yang menyebarkan rumor jahat tentang Chizuru dan Ayane yang dekat dengan Sawako hingga menimbulkan kesalahpahaman di antara mereka bertiga.

Tokoh (yang sangat utama!) :

Kuronuma Sawako




Sawako ini sebenarnya orang yang pemalu dan punya hati penyayang. Dia juga pintar masak dan bikin kerajinan tangan serta rajin belajar. Sawako awalnya nggak punya teman sampai Kazehaya membantunya, meyakinkan dirinya untuk jujur pada perasaan sendiri. Sawako awalnya hanya menganggap perasaannya pada Kazehaya sebagai perasaan kagum belaka (soalnya dia polos banget haha) tapi akhirnya dia menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih dibalik perasaannya itu.


Kazehaya Shouta



Kazehaya ini punya sifat berkebalikan dengan Sawako dalam hal pergaulan. Dia sangat mudah bergaul karena sifatnya yang ramah dan kebaikannya pada semua orang. Kazehaya sebenarnya sudah menyukai Sawako sejak pertama kali mereka ketemu di upacara penerimaan murid baru. Dia terpesona sama senyum tulus Sawako dan kebaikan hatinya.
Hehe.. sebenernya Kazehaya ini orangnya cemburuan banget dan ngga sabaran...

Tokoh lainnya :

Yano Ayane



Salah satu sobat pertama Sawako yang sifatnya centil, suka dandan, suka diet, tapi orangnya punya hati baik dan suka membantu teman. Punya pacar mahasiswa.


Yoshida Chizuru



Sobatnya Sawako yang lain. Dari awal cerita memang udah deket sama Ayane. Tampangnya preman dan hobi makan ramen di kedai milik keluarga Sanada dan sudah akrab sama si empunya rumah karena tetanggaan makanya dia akrab sama Sanada Ryuu. Cinta pertamanya adalah kakaknya Ryuu tapi dia harus patah hati karena orang yang bersangkutan hanya menganggapnya sebagai adik. Walaupun orangnya kelihatan preman tapi sebenarnya dia gampang nangis kalo denger cerita menyentuh.


Sanada Ryuu



Orangnya pendiam, nggak banyak omong, cuek banget tapi dia sebenernya sayang banget sama Chizuru, temennya sejak kecil. Sempat jadi sasaran cemburunya Kazehaya lantaran Ryuu menolong Sawako ketika Sawako hampir kena bola pas pertandingan olahraga dan sawako curhat ke Ryuu soal perasaannya.


Sekarang ini manganya masih terus berlanjut, belum tamat. Tankoubonnya (komik satuan) jg belum terbit di Indonesia, jadi g bacanya online aja. Ceritanya seru sih.. Menyentuh.. Kalo mau lebay, bikin nangis di beberapa bagian. Ngga melulu soal cerita-cerita romantis, cinta2an anak muda walaupun bagian itu juga ada. Jadi g suka banget nih manga. Sekarang udah ada animenya tapi belum sampe youtube. hehe... Pokoknya recommended!

Gambar dari anime :




Link to the first episode of Kimi Ni Todoke :


*gambar para tokoh diambil dari gambar animenya.
credits : semua gambar diambil dari google.

My Love Will Reach You Someday

Friday, 12 March 2010

Movie Review : Hachiko A Dog's Story

Cerita nyata tentang kesetiaan seekor anjing.
Namanya Hachiko, anjing jenis akita-ken yang lahir tahun 1923 di Odate yang kemudian dibeli dan dipelihara oleh seorang profesor yang namanya Prof. Ueno.
Prof. Ueno ini selalu berangkat kerja dan pulang pakai kereta. Setiap pagi, Hachiko nganterin sang profesor ke stasiun dan sorenya balik lagi buat ngejemput. Kebiasaan itu berlangsung selama 1 tahun sampai suatu hari profesor nggak pulang lagi karena meninggal seketika ketika sedang bekerja karena serangan jantung.
Hachiko akhirnya nungguin profesor Ueno setiap hari sampai dia nggak pulang lagi ke rumahnya. Kegiatan harian Hachiko nungguin majikannya pulang ini berlangsung selama 10 tahun sampai Hachiko ditemukan tidak bernyawa pada tahun 1935.
Sekarang ini kulit Hachiko yang asli sudah diisi kapas dan diabadikan di museum, selain itu juga didirikan sebuah patung di depan stasiun Shibuya yang menggambarkan Hachiko yang sedang duduk menunggu majukannya pulang.

Hachiko asli :





Hachiko yang kulit aslinya diisi kapas (diabadikan di museum):



Patung Hachiko di depan Stasiun Shibuya :




Film yang g tonton ini diadaptasi dari cerita di atas. Richard Gere berperan sebagai profesor yang memelihara Hachiko. Walaupun inti ceritanya sama, tapi terjadi perubahan latar setting dan waktu ceritanya. Cerita Hachiko yang versi Hollywood ini adalah masa kini dan profesornya tinggal di Amerika. Sisanya, urutan peristiwa dan latar cerita, plotnya semuanya sama.

Film ini menurut g sangat sangat direkomendasikan soalnya nonton ini bener2 bisa bikin terharu dan nangis (kalau g sih.. haha). Apalagi adegan terakhirnya... wah.. nguras air mata itu mah...

Pokoknya this film is recommended! 15 out of 10!! (LOL)



Trailernya :
Hachiko : A Dog's Tale


Kesetiaan yang tulus akan abadi....